Eksposisi juga disebut paparan. Eksposisi adalah karangan yang menerangkan pokok pikiran yang dapat memperluas wawasan. Penulis berusaha menjelaskan ide atau gagasannya.
Eksposisi bertujuan menjelaskan informasi kepada pembaca.
Ciri ciri eksposisi sebagai berikut:
- Berisi penjelasan atau informasi.
- Menggunakan contoh, fakta, gambar peta, dan angka angka.
- Akhir karangan berupa penegasan.
Penulisan karangan eksposisi biasanya didahului dengan penelitian. Tujuan karangan eksposisi sebagai berikut:
- Memberi keterangan sejelas- jelasnya tentang objek.
- Memberi tahu, mengupas, menguraikan, atau menerangkan sesuatu.
Paparan dapat diperjelas dengan keterangan- keterangan, contoh- contoh, proses, devinisi, analisis hubungan sebab akibat, fakta, angka, grafik, peta statistik, serta perbandingan.
Sabtu, 28 November 2015
deskripsi
Deskripsi adalah karangan yang melukiskan sesuatu sesuai keadaan yang sebenarnya. Dengan demikian, pembaca dapat melihat, mendengar, merasakan hal yang dilukiskan. Tujuan deskripsi yaitu menggambarkan sesuatu sesuai dengan yang dilihat pengarang. Objek yang dideskripsikan suatu hal yang dapat kita lihat. Misalnya, lalu lintas di jalan atau keramaian di pasar. Objek yang dikembangkan dalam deskripsi biasanya berhubungan dengan ruang dan waktu.
Ciri ciri deskripsi sebagai berikut:
- Gambaran apa adanya dan dilukiskan sehidup- hidupnya.
- Tidak ada pertimbangan atau pendapat.
Ciri ciri deskripsi sebagai berikut:
- Gambaran apa adanya dan dilukiskan sehidup- hidupnya.
- Tidak ada pertimbangan atau pendapat.
narasi
Narasi adalah karangan berupa rangkaian peristiwa yang terjadi dalam satu kesatuan waktu. Karangan jenis narasi yaitu cerpen, novel, atau karya prosa. Tujuan narasi menyajikan peristiwa yang telah terjadi dan bagaimana peristiwa terjadi. Kejadian berupa sesuatu yang dikhayalkan oleh pengarang.
Ciri ciri narasi sebagai berikut:
- Bersumber dari fakta atau sekadar fiksi.
- Berupa rangkaian peristiwa.
- Bersifat menceritakan
Contoh bentuk narasi adalah biografi, autobiografi, kisah perjalanan, dan cerita sejarah. Sebuah cerita tidak selamanya menggambarkan kejadian yang sebenarnya. Banyak cerita hanya berupa fiksi. Misalnya, novel atau cerita pendek. Pengalaman sendiri paling mudah diingat utk ditulis.
Narasi merupakan bentuk karangan yang bertujuan menyajikan peristiwa. Peristiwa itu mungkin menyenangkan atau menyedihkan. Peristiwa itu misalnya bencana, peperangan darmawisata, atau ulang tahun.
Ciri ciri narasi sebagai berikut:
- Bersumber dari fakta atau sekadar fiksi.
- Berupa rangkaian peristiwa.
- Bersifat menceritakan
Contoh bentuk narasi adalah biografi, autobiografi, kisah perjalanan, dan cerita sejarah. Sebuah cerita tidak selamanya menggambarkan kejadian yang sebenarnya. Banyak cerita hanya berupa fiksi. Misalnya, novel atau cerita pendek. Pengalaman sendiri paling mudah diingat utk ditulis.
Narasi merupakan bentuk karangan yang bertujuan menyajikan peristiwa. Peristiwa itu mungkin menyenangkan atau menyedihkan. Peristiwa itu misalnya bencana, peperangan darmawisata, atau ulang tahun.
kerja sama internasional
Faktor faktor penyebab timbulnya kerja sama internasional.
* karena adanya persamaan: kesamaan sumber daya alam, kesamaan keadaan wilayah, dan kesamaan ideologi.
* karena adanya perbedaan: perbedaan sumber daya alam, perbedaan iklim dan kesuburan tanah, perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi, perbedaan ideologi.
Bentuk bentuk kerja sama ekonimi antar negara:
* kerja sama ekonimi bilateral: kerja sama ekonomi antara satu negara dngn negara tertentu lainnya.
* kerja sama ekonimi regional: kerja sama antara beberapa negara dlm satu kawasan.
* kerja sama ekonomi internasional: kerja sama antara negara negara di dunia dan tdk terbatas dlm satu kawasan.
Badan kerja sama ekonomi antarnegara:
* badan kerja sama regional di bidang ekonomi terdiri atas ASEAN, AFTA, APEC, EU, EFTA, ADB.
* badan kerja sama multirateral di bidang ekonomi:
1. Di bwh naungan PBB: IMF, IBRD, WTO, FAO, ILO, IFC, UNDP, UNIDO.
2. Tidak di bwh naungan PBB: OPEC, CGI, OECD.
Dampak kerja sama ekonomi antarnegara dlm perekonomian indonesia, yaitu meningkatkan keuangan negara, membantu meningkatkan daya saing ekonomi, meningkatkan investasi, menambah devisa negara, dan memperkuat posisi perdagangan.
* karena adanya persamaan: kesamaan sumber daya alam, kesamaan keadaan wilayah, dan kesamaan ideologi.
* karena adanya perbedaan: perbedaan sumber daya alam, perbedaan iklim dan kesuburan tanah, perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi, perbedaan ideologi.
Bentuk bentuk kerja sama ekonimi antar negara:
* kerja sama ekonimi bilateral: kerja sama ekonomi antara satu negara dngn negara tertentu lainnya.
* kerja sama ekonimi regional: kerja sama antara beberapa negara dlm satu kawasan.
* kerja sama ekonomi internasional: kerja sama antara negara negara di dunia dan tdk terbatas dlm satu kawasan.
Badan kerja sama ekonomi antarnegara:
* badan kerja sama regional di bidang ekonomi terdiri atas ASEAN, AFTA, APEC, EU, EFTA, ADB.
* badan kerja sama multirateral di bidang ekonomi:
1. Di bwh naungan PBB: IMF, IBRD, WTO, FAO, ILO, IFC, UNDP, UNIDO.
2. Tidak di bwh naungan PBB: OPEC, CGI, OECD.
Dampak kerja sama ekonomi antarnegara dlm perekonomian indonesia, yaitu meningkatkan keuangan negara, membantu meningkatkan daya saing ekonomi, meningkatkan investasi, menambah devisa negara, dan memperkuat posisi perdagangan.
modernisasi dan globalisasi
Perubahan yg terjadi di era global saat ini lazim disebut dngn modernisasi dan globalisasi.
Modernisasi adl suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yg lebih maju atau meningkat di berbagai aspek dlm kehidupan masyarakat.
Modernisasi berbeda dengan Westernisasi. Modernisasi merupakan suatu bentuk proses perubahan dr cara cara tradisional ke cara cara yg lebih maju, sedangkan westernisasi adl proses peniruan oleh suatu masyarakat atau negara terhadap kebudayaan dari negara negara barat yg dianggap lebih baik dr budaya daerahnya.
Globalisasi dpt diartikan sebagai suatu proses masuk ke lingkungan dunia. Proses globalisasi didukung oleh adanya saluran saluran seperti saluran pergaulan, saluran teknologi, dan saluran ekonomi.
Tanggapan dan kecenderungan perilaku masyarakat modernisasi dan globalisasi dpt berupa sikap positif dan sikap negatif. Sikap positif meliputi penerimaan secara terbuka, sikap antisipatif dan selektif, adaptif dan adapun tanggapan yg berupa sikap negatif meliputi sikap tertutup dan was was (apatis), acuh tak acuh dan kurang selektif dlm menyikapi perubahan modernisasi.
Modernisasi dan Globalisasi dpt mengakibatkan dampak positif maupun negatif terhadap budaya Indonesia.
Modernisasi adl suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yg lebih maju atau meningkat di berbagai aspek dlm kehidupan masyarakat.
Modernisasi berbeda dengan Westernisasi. Modernisasi merupakan suatu bentuk proses perubahan dr cara cara tradisional ke cara cara yg lebih maju, sedangkan westernisasi adl proses peniruan oleh suatu masyarakat atau negara terhadap kebudayaan dari negara negara barat yg dianggap lebih baik dr budaya daerahnya.
Globalisasi dpt diartikan sebagai suatu proses masuk ke lingkungan dunia. Proses globalisasi didukung oleh adanya saluran saluran seperti saluran pergaulan, saluran teknologi, dan saluran ekonomi.
Tanggapan dan kecenderungan perilaku masyarakat modernisasi dan globalisasi dpt berupa sikap positif dan sikap negatif. Sikap positif meliputi penerimaan secara terbuka, sikap antisipatif dan selektif, adaptif dan adapun tanggapan yg berupa sikap negatif meliputi sikap tertutup dan was was (apatis), acuh tak acuh dan kurang selektif dlm menyikapi perubahan modernisasi.
Modernisasi dan Globalisasi dpt mengakibatkan dampak positif maupun negatif terhadap budaya Indonesia.
orde baru
Orde baru lahir sebagai koreksi terhadap berbagai penyimpangan pada masa orde lama. Orde baru merupakan tatanan kehidupan bangsa dan negara yg diletakkan pada pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.
Dalam bidang politik berbagai kebijakan dikeluarkan oleh penguasa Orde baru sesuai dngn tritura. Pembubaran PKI, pergantian kabinet, dan menurunkan harga, maupun perbaikan ekonomi yg merupakan langkah awal yg ditempuh orde baru. Disamping itu, pemerintah jg menata politik luar negeri dngn mengadakan normalisasi hubungan dngn Malaysia dan membentuk ASEAN. Utk menjamin kehidupan demokrasi, mulai tahun 1971 dilaksanakan pemilu. Selanjutnya pemilu diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Sampai pemilu tahun 1997 Golkar mendominasi perolehan suara, sekaligus sebagai pemenang pemilu.
Pada pertengahan mei 1998, Indonesia mengalami kejadian yg sangat penting dlm perjalanan sejarah bangsa. Setelah didera berbagai krisis multidimensional, baik krisis ekonomi, krisis moneter, sampai krisis kepercayaan, tanggal 21 mei 1998 Presiden Soeharto meletakkan jabatan, kemudian diganti oleh B.J.Habibie. Pergantian tsb menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru dan lahirlah era reformasi. Berbagai perubahan dilakukan oleh presiden Habibie utk mewujudkan tuntutan rakyat yg menghendaki reformasi.
Dalam bidang politik berbagai kebijakan dikeluarkan oleh penguasa Orde baru sesuai dngn tritura. Pembubaran PKI, pergantian kabinet, dan menurunkan harga, maupun perbaikan ekonomi yg merupakan langkah awal yg ditempuh orde baru. Disamping itu, pemerintah jg menata politik luar negeri dngn mengadakan normalisasi hubungan dngn Malaysia dan membentuk ASEAN. Utk menjamin kehidupan demokrasi, mulai tahun 1971 dilaksanakan pemilu. Selanjutnya pemilu diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Sampai pemilu tahun 1997 Golkar mendominasi perolehan suara, sekaligus sebagai pemenang pemilu.
Pada pertengahan mei 1998, Indonesia mengalami kejadian yg sangat penting dlm perjalanan sejarah bangsa. Setelah didera berbagai krisis multidimensional, baik krisis ekonomi, krisis moneter, sampai krisis kepercayaan, tanggal 21 mei 1998 Presiden Soeharto meletakkan jabatan, kemudian diganti oleh B.J.Habibie. Pergantian tsb menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru dan lahirlah era reformasi. Berbagai perubahan dilakukan oleh presiden Habibie utk mewujudkan tuntutan rakyat yg menghendaki reformasi.
pemberontakan
Sewaktu bangsa indonesia berusaha keras mempertahankan kemerdekaan dr ancaman belanda, ternyata muncul berbagai gangguan keamanan dr dlm negeri. Gangguan keamanan tersebut pd umumnya bersifat sparatis dan berusaha memisahkan diri dari negara kesatuan republik indonesia. Hal ini disebabkan oleh hubungan pusat dan daerah memburuk, dan pembagian keuangan yg tdk adil. Secara rinci gangguan keamanan tsb dpt diuraikan di bawah ini:
- pemberontakan PKI tanggal 18 september 1948 di madiun, berusaha membentuk negara indonesia yg meniru gaya uni soviet dngn landasan komunis. Tokoh pemimpinnya Musso, Amir syarifuddin, Alimin, dan Darsono.
- pemberontakan DI/TII di jawa barat yg dipimpin Kartosuwiryo. Langkah kartosuwiryo diikuti oleh beberapa pendukungnya yg mendirikan DI/TII, misalnya Amir fatah dan Kyai somolangu di jawa tengah, Ibnu hajal di kalimantan selatan, Kahar muzakar di sulawesi selatan, dan daud beureueh di aceh.
- pemberontakan APRA di bandung di bwh pimpinan Westerling.
- pemberontakan Andi azis di sulawesi selatan.
- RMS dipimpin Dr. Soumokil di maluku.
- PRRI di sumatra dan Permesta di sulawesi.
-.pemberontakan G 30 S/PKI tahun 1965
Pada umumnya utk mengatasi konflik dlm negeri tsb, pemerintah mengupayakan dua cara yaitu cara diplomasi dngn mengirim utusan dan cara kekerasan dngn mengadakan operasi militer.
- pemberontakan PKI tanggal 18 september 1948 di madiun, berusaha membentuk negara indonesia yg meniru gaya uni soviet dngn landasan komunis. Tokoh pemimpinnya Musso, Amir syarifuddin, Alimin, dan Darsono.
- pemberontakan DI/TII di jawa barat yg dipimpin Kartosuwiryo. Langkah kartosuwiryo diikuti oleh beberapa pendukungnya yg mendirikan DI/TII, misalnya Amir fatah dan Kyai somolangu di jawa tengah, Ibnu hajal di kalimantan selatan, Kahar muzakar di sulawesi selatan, dan daud beureueh di aceh.
- pemberontakan APRA di bandung di bwh pimpinan Westerling.
- pemberontakan Andi azis di sulawesi selatan.
- RMS dipimpin Dr. Soumokil di maluku.
- PRRI di sumatra dan Permesta di sulawesi.
-.pemberontakan G 30 S/PKI tahun 1965
Pada umumnya utk mengatasi konflik dlm negeri tsb, pemerintah mengupayakan dua cara yaitu cara diplomasi dngn mengirim utusan dan cara kekerasan dngn mengadakan operasi militer.
Langganan:
Postingan (Atom)